Sore itu sang pelatih datang membawa kabar baik. Terens Owang Prisca (15), siswa sekolah sepakbola Numbay Star, Jayapura, direkomendasikan mengikuti seleksi bibit muda pesepakbola nasional, Tunas Garuda. Terens kini punya kesempatan bertanding menghadapi tim junior Arsenal.
Kunjungan Frengky Pare Kagoya, ke rumah Pak Kapolsek sore itu mungkin takkan pernah ia lupakan. Di rumah itu, Frengky tak sengaja membaca sebuah iklan surat kabar lokal yang menyedot perhatian. Isinya, penjaringan bibit muda pesepakbola Tunas Garuda.
Frengky Pare Kagoya, remaja 14 tahun asal Kabupaten Puncak Jaya, Papua, menyimpan asa untuk bisa terbang ke London untuk bertanding menghadapi tim junior Arsenal. Bagaimana kisahnya?
Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, Jumat (10/6/2011) sore pecah oleh sorak sorai ratusan anak-anak. Mereka melompat dari tempat duduk begitu namanya dipanggil, tanda lolos tahap berikutnya seleksi Tunas Garuda.
Dunia politik dan sepakbola memang sudah lama akrab. Tapi bagaimana jika tokoh politik bertemu di dengan pemain sepakbola profesional betul-betul bertemu di lapangan?
Dunia politik dan sepakbola memang sudah lama akrab. Tapi bagaimana jika tokoh politik bertemu dengan pemain sepakbola profesional? Itulah yang dilakukan dua petinggi PD, Anas Urbaningrum dan Ibas saat meluncurkan program Tunas Garuda.
Bagi pesepakbola di Bandung usia 10-16 tahun yang ingin pergi ke Italia untuk mengikuti turnamen internasional yang digelar AC Milan, Intesa San Paolo Italia pada bulan Oktober, jangan lupa datang ke Stadion Persib, besok.