Meski baru saja direnovasi Rp 47 miliar, namun Terminal Rawamangun tak bisa dimasuki bus-bus angkutan umum. Penyebabnya karena jalur masuk bus yang sangat sempit sehingga bus tak cukup untuk memasuki terminal.
Sudah 6 bulan lamanya, Peter Yan Dipl-Ing menjalani profesi sebagai sopir taksi. Profesi tersebut dilakoninya tak hanya untuk mencari uang, namun juga demi penelitian kemacetan Jakarta. Bagaimana ceritanya?<br /><br />