"Kita mendapatkan 141 kantong jenazah berisi body part. Kemudian, 31 kantong kecil serpihan dan potongan besar 28 dan tentunya FDR," kata Bagus Puruhito.
Benda dari Sriwijaya Air SJ182 tak hanya ditemukan oleh penyelam dan tim SAR gabungan. Basarnas menyebut ada nelayan yang menemukan serpihan kecil pesawat.
Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Menhub Budi Karya pindah kapal setelah meninjau titik koordinat diduga jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu.
"Mudah-mudahan tak terlalu lama bisa mendapatkan black box ini. Jadi hari ini konsentrasi cari black box dan identifikasi part yang ditemukan," ujar Soerjanto.