Insprasinya bersumber dari sebuah perjalanan udara menuju Bali. Dari dalam pesawat yang tengah melintas di atas lautan Bali, ia menyaksikan hamparan tambak rumput laut.
Tahun ini Pusat Kebudayaan Belanda atau Erasmus Huis merayakan 45 tahun berdirinya di Indonesia. Perayaan tahun ini dipusatkan di daerah Kota Tua, tepatnya di depan Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah.
Korea Utara dikenal sebagai negara yang misterius dan tertutup. Tak banyak traveler yang pergi ke sana dan mereka pun tidak bebas mengambil foto di sana. Namun, seorang traveler Singapura kembali membuat pengecualian.
Bukan tanpa alasan bab utama dari buku ini diberi judul “Pelatih Humanis dan Inspiratif”. Petar Segrt dalam buku ini memang diceritakan sebagai manusia, bukan sekadar pelatih kesebelasan sepakbola.
Selepas kuliah di Binus, Iyan bekerja untuk perusahaan konsultan IT. Gaji yang didapatnya sejatinya tidak sedikit, tapi nyatanya itu tak membuatnya betah. Ia tinggalkan baju kantoran dan memilih menjadi fotografer konser secara total.