Abraham Samad melansir isu sensasional, ia bakal dikudeta. Faktanya, ia tetap menjadi ketua KPK. Namun dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran etika.
Ketua KPK Abraham Samad diingatkan agar tak lagi bermain one man show di KPK. Kepemimpinan di KPK bersifat kolektif kolegial, bukan di tangan Ketua KPK.
Komite Etik memang telah mengetuk palu terhadap putusannya. Namun pimpinan KPK sepakat, putusan yang sudah diambil oleh komite etik tidak akan mempengaruhi kinerja mereka dalam berantas korupsi.
"Baik struktural maupun pimpinan KPK mengungkapkan komitmen dan introspeksi masing-masing untuk fokus pada tugas KPK dan pemberantasan korupsi," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi.
Bagaimana mula perkenalan Wiwin Suwandi dan Abraham Samad? Mantan Sekteraris Pribadi Ketua KPK itu menyebut dirinya ditunjuk mendampingi Abraham Samad atas rekomendasi kampusnya.
Banyak yang anggapan miring yang beredar bahwa mantan Sekretris Pribadi Ketua KPK Abraham Samad, Wiwin Suwandi hanya mencari popularitas. Wiwin secara tegas membantah itu.
Mantan Sekretaris pribadi Ketua KPK Abraham Samad, Wiwin Suwandi disebut oleh Komite Etik sebagai pembocor sprindik Anas Urbaningrum. Wiwin menyebut tidak ada motif politik dan materi.
Sektretaris Ketua KPK Abraham Samad, Wiwin Suwandi disebut sebagai pembocor sprindik Anas Urbaningrum dan telah disidang pada Komite Etik. Wiwin menyampaikan pembelaannya secara tulisan kepada Komite Etik.