Di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, sudah sejak beberapa tahun terakhir ini berdiri sebuah gerai martabak, roti cane dan bubur kambing yang dapat direkomendasikan. Namanya: Martabak HAR. Ya, ini memang cabang Martabak HAR yang sudah punya nama harum.
Martabak khas yang satu ini sengaja diberi nama Martabak HAR. Kulit martabaknya diisi dua telur bebek, digoreng lalu disantap dengan semangkuk kari kentang. Ada pula nasi briyani dan roti cane, semuanya top markotop!
Buat penggemar berat sambal yang super pedas, tempat ini cocok buat buka puasa nanti. Bebek dan ayam gorengnya empuk gurih sekaligus renyah plus 6 jenis sambal yang heboh pedasnya. Siap-siap saja menyapu keringat yang bercucuran! Huah.. huah..!
Rasa pedas-pedas gurih menggigit cumi ini bakal membuat santapan berbuka jadi makin enak. Sedikit tambahan buncis membuat rasanya jadi gurih renyah. Paling asyik dimakan dengan nasi pulen hangat!
Cak Topa, alias Mustofa, adalah mantan pekerja seni yang banting setir menjadi penjual makanan. Citarasa bebek masakannya empak dengan bumbu meresap hingga ke serat-serat dagingnya. Tak heran pelanggannya pun terus bertambah.
Sejak kunjungan ke Sana'a, Yaman, setiap Ramadan saya selalu terkenang akan acara buka puasa dahsyat di negara tersebut. Sampai tiba-tiba, saya menemukan sebuah rumah makan yang menyuguhkan citarasa dan suasana sangat mirip dengan Yaman.