Selama ini Korut selalu menggembar-gemborkan kemampuan senjata nuklirnya. Namun Korsel meragukan kemampuan Korut. Terutama terkait rudal balistik bermuatan hulu ledak nuklir.
Situasi di semenanjung Korea kian memanas. Bahkan salah seorang pakar terkemuka China mengingatkan, 80 persen kemungkinan perang akan terjadi di semenanjung Korea.
Presiden AS Barack Obama mendesak Korut untuk mengakhiri pendekatannya yang berbau perang. Obama mengatakan, tidak ada negara manapun yang ingin berkonflik dengan Korut.
Militer AS telah menyiapkan radar khusus di wilayah perairan, untuk mendeteksi pergerakan Korut. Dengan radar ini, AS bisa mengetahui dengan segera jika ada peluncuran rudal yang dilakukan Korut.