Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung yakin Musyawarah Nasional akan mempercepat penyelesaian kekisruhan internal di tubuh Partai Golkar.
"Jadi Munas bersama tidak bisa. Munaslub gagal dilaksanakan agar kita menghormati suatu AD/ART. Seperti dalam negara, kita menghormati UUD dan UU," katanya.