Kasus COVID-19 di sejumlah negara termasuk RI kini mengalami kenaikan. Penyebab kenaikan tersebut diyakini imbas dari Omicron BA.5. Apa saja gejala Omicron ini?
Subvarian Omicron BA.5 kini merebak dan memicu lonjakan kasus COVID-19. Ahli imunologi menyebut, BA.5 kerap memicu gejala khas di malam hari. Seperti apa?
Kasus aktif COVID-19 RI berada di atas 50 ribu kasus 2 hari terakhir. Satgas COVID-19 menegaskan RI belum bebas dari ancaman lonjakan kasus. Apa pemicunya?
Ada "budaya yang sangat membedakan" di Jepang, Korea Selatan, dan Singapura, yang menurut para epidemiolog menyebabkan tingkat kematian harian COVID rendah.