Pemprov DKI yang mengusulkan anggaran sebesar Rp 73 miliar untuk pembangunan jalur sepeda. Amir Hamzah mengatakan Pemprov perlu merinci anggaran dengan benar.
Komisi D DPRD DKI Jakarta menolak membahas revisi rencana KUA-PPAS 2020. Komisi D beralassan belum ada Pergub pengantar perubahan rencana KUA-PPAS 2020.
Pemprov DKI bersama dengan DPRD DKI belum sepakat soal anggaran pembangunan jalur sepeda. DPRD merasa rencana itu belum jelas dan mendadak naik nominalnya.
"Masih perlu dipertanyakan kecakapan dari sisi eksekutif karena anggaran Rp 7 triliun bisa turun kayak gitu, terus prosesnya juga tertutup," kata Idris Ahmad.
Rencana Rp 5 M untuk influencer dinyatakan dihapus. Menurut PDIP DKI, munculnya rencana itu menunjukkan buruknya perencanaan anggaran oleh Pemprov DKI.
Gerindra DKI menilai rencana Rp 5 M untuk 5 influencer sebenarnya rencana bagus. Bahkan, kalau perlu, bukan cuma lima influencer, tapi 15 influencer sekalian.
Semula, DKI berencana menganggarkan Rp 5 miliar untuk 5 influencer guna promosi pariwisata Ibu Kota. Namun rencana itu batal. Ketersediaan duit jadi sebab.