Pecahan dari benua seluas Amerika Serikat (AS) yang hilang sekitar 155 juta tahun lalu ditemukan kembali oleh ilmuwan di Asia Tenggara, tepatnya di Indonesia.
Pada pusaran geopolitik yang sarat ketidakpastian, ancaman kedaulatan tidak lagi seragam. Serangan militer konvensional bukan lagi satu-satunya bentuk konflik