Hari raya Idul Adha kian dekat, yang artinya jualan hewan kurban menjamur di mana-mana. Sejak fenomena belanja online menjamur, berburu hewan kurban secara digital pun kian terangkat. Termasuk kalau ingin berkurban ke daerah tertentu, seperti Gaza, Palestina.
Achmad Zaky, bos Bukalapak, langsung turun ke pasar untuk memastikan kesediaan bawang, cabe, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, agar bisa dipasarkan dengan harga murah dan siap antar ke konsumen melalui portal marketplace miliknya.
Situs properti lagi jadi buruan panas di bisnis online. Hal ini bisa dilihat dari dua aksi korporasi yang hampir bersamaan: Lamudi yang mengakuisisi situs Propertykita dan Emtek yang menanamkan investasinya di situs Property Guru.
Tak cuma Mark Zuckerberg yang bisa sukses jadi teknoprenuer dalam usia yang masih sangat muda. Banyak anak muda lainnya yang punya potensi tak kalah besar, termasuk di antaranya dari Indonesia.
Rakuten menyadari bahwa lebih dari 60% penduduk Indonesia tidak memiliki rekening bank. Itu sebabnya, perlu strategi khusus agar bisnis <em>e-commerce</em> tetap lancar.
Demi memperluas pasar, Rakuten juga punya cara lain membesarkan bisnis <em>e-commerce</em> yang dirintisnya di Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng usaha kecil dan menengah (UKM).