Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengungkapkan kehadiran Starlink telah mempengaruhi industri telekomunikasi dalam negeri.
APJII menemukan 'kebocoran' layanan Starlink dari Malaysia bisa digunakan di Indonesia. Padahal, internet berbasis satelit itu sudah tersedia seminggu lalu.
Kantor perwakilan dan Network Operation Center (NOC) Starlink di RI masih jadi misteri. APJII pun menantang untuk melakukan sidak dalam waktu dekat ini.
Pengusaha satelit menilai harga yang ditawarkan Starlink di Indonesia di bawah harga wajar, hal itu yang akan mematikan pemain internet lokal lebih cepat.