Penguatan bursa-bursa utama diharapkan bisa menjadi katalis yang akan mendorong kenaikan IHSG. Investor akan kembali memburu saham-saham unggulan sehingga membawa IHSG ke teritori positif.
Kehadiran kembali saham General Motors (GM) membawa kemeriahan di bursa Wall Street. Saham-saham langsung melonjak mengiringi lonjakan saham produsen otomotif itu.
IHSG masih dalam fase bullish, terlihat dari RSI yang melakukan rebound di garis 50%. IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,635 – 3,700 dengan saham – saham yang diperhatikan a.l. BNBR, ADRO, INCO dan DOID.
Investor diprediksi akan bergerak hati-hati seiring banyaknya sentimen negatif yang berkeliaran di pasar seperti rencana China untuk menaikkan suku bunga dan krisis utang di Irlandia.
Raksasa otomotif AS, General Motors berhasil mencatatkan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah AS dengan merauh dana hingga US$ 20,1 miliar atau sekitar Rp 180 triliun.
Raksasa otomotif AS, General Motors berhasil mencatatkan IPO terbesar dalam sejarah AS dengan merauh dana hingga US$ 20,1 miliar atau sekitar Rp 180 triliun.
Saham-saham di bursa Wall Street berakhir flat karena investor menunggu pengumuman IPO dari General Motors yang menangguk angka terbesar dalam sejarah pasar modal AS.
Setelah lebih dari 50 tahun, Allard J2X Mk II rencananya akan kembali diproduksi. Terakhir kali mobil ini diproduksi hanya sebanyak 83 unit saja ditahun 1951 sampai 1954.