Menurut Tito, keberadaan massa yang terlalu besar di TPS dapat memberikan dampak negatif. Dampak negatif itu, di antaranya, dapat menimbulkan kesan intimidatif.
Kadisdukcapil DKI mengatakan ada 54 ribu lebih suket yang diterbitkan di Pilgub DKI putaran kedua. Dia berharap KPU DKI menempelkan daftar nama itu di tiap TPS.