Gunung Kelud kembali memasuki fase krisis. PVMBG kembali meminta kepada warga yang tinggal di radius 10 kilometer dari danau kawah untuk segera meninggalkan lokasinya.
Pantauan PVMBG terbaru menyatakan, lambatnya peningkatan aktifitas vulkanik dan kimia Gunung Kelud akibat adanya penyumbatan laju magma untuk naik ke permukaan.
Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengambil sampel air di danau kawah Gunung Kelud. Sampel air untuk mengetahui kadar keasaman (PH) danau kawah.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengungkapkan, Gunung Kelud pasti akan meletus. Namun kapan waktunya, dia tidak dapat memastikanya.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono mengungkapkan Gunung Kelud pasti akan meletus, namun kapan waktu itu akan datang, dia tak dapat memastikanya.
Gunung Kelud memiliki karakteristik unik. Berbeda jauh dengan sesama gunung api lainnya di Indonesia. Bahkan awan panasnya bisa mencapai 100 km per jam.