Usai Aksi 22 Mei, PKL Tanah Abang, Jakpus, kembali membuka lapak mereka. Mereka tidak khawatir akan ada rusuh susulan, demi menyambung hidup untuk keluarga.
Pria tersebut ditangkap karena menyebarkan undangan untuk mengebom Bareskrim dengan molotov. Kapolri dan Kabareskrim juga ditarget dalam undangan yang disebar.