Jumlah korban yang melapor terkait kasus penipuan berkedok wedding organizer di Cianjur terus bertambah. Tercatat sudah tujuh korban yang melapor ke polisi.
Polres Cianjur mendalami kasus jasa penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) yang melakukan penipuan terhadap puluhan pasangan pengantin di Cianjur.
Polres Cianjur membuat posko pengaduan terkait dugaan penipuan Weeding Organizer Highleve. Posko dibentuk untuk memfasilitasi para korban penipuan tersebut.
Korban wedding organizer (WO) gadungan di Kota Semarang terpaksa memakai jasa WO lain agar pernikahannya tetap berjalan. Pertanggungjawaban pelaku kini dinanti.
Berbagai peristiwa di Jabar mulai dari pemuda di Karawang tewas gegara rebutan lem aibon hingga Ridwan Saidi menyebut tak ada candi situs di Batujaya Karawang.