Rendang bisa menjadi berkat untuk banyak orang dan menjadi bisnis menguntungkan. Seperti Uni Lili yang awalnya iseng berjualan rendang dan tembus pasar Eropa.
Badan Kimia Eropa (ECHA) mengidentifikasi 285 produk kosmetik "dari berbagai penjual dan di semua kisaran harga" yang mengandung bahan kimia terlarang di Eropa.
Komisi Eropa memeriksa Temu untuk memastikan barang-barang dari platform belanja online dari China itu "memenuhi standar Uni Eropa dan tak merugikan konsumen."
Uni Tutie berhasil mengeskpor produk rendangnya sampai ke Amerika dan Eropa. Terbaru, ia menciptakan inovasi nasi instan berikut paket rendang praktis.
Rendang bisa menghantarkan kesuksesan pada beberapa orang yang menggeluti bisnis ini. Salah satunya Uni Tutie yang telah sukses menjual rendang ke luar negeri.