Novel Baswedan masih menjalani perawatan mata di Singapura akibat teror penyiraman air keras. Hingga 6 bulan, dia menanti ketidakpastian siapa pelaku teror itu.
Kabareskrim menyebut kasus teror terhadap Novel Baswedan sulit diungkap. Meski begitu KPK masih belum memikirkan hal ini sebagai dasar untuk membentuk TGPF.