Gempuran militer Israel itu dilancarkan setelah Hizbullah mengklaim telah menyerang pangkalan Tel Aviv di wilayah utara negara itu hingga melukai 14 tentara.
Sayap bersenjata kelompok Hamas mengatakan bahwa para anggotanya di Lebanon selatan meluncurkan serangkaian roket ke posisi militer Israel di Israel utara.
Putin menegaskan negaranya tidak akan menoleransi segala ancaman dari negara-negara Barat dan memperingatkan bahwa kekuatan nuklir Rusia "selalu" waspada.