Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan dia siap terlibat dalam pembicaraan yang disebutnya terikat dengan waktu dan berorientasi pada hasil terkait program nuklir di negaranya.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuding AS memeras pihaknya terkait resolusi PBB atas Suriah. Menlu Lavrov menyebut AS dan sekutunya terlalu bernafsu untuk melengserkan rezim Suriah.
Rusia menawarkan usulan membentuk tim pemantau terdiri dari pasukan Rusia, negara Arab dan Turki dalam proses melucuti senjata kimia Suriah. Rusia juga menuding AS lebih bernafsu melengserkan Assad daripada mengatasi krisis.
Suriah telah menyerahkan data lengkap terkait senjata kimia mereka kepada pengawas dunia. Hal ini dilakukan untuk menghindari serangan militer yang diberi batas pertama sampai hari Sabtu (21/9).
AS tengah menunggu Suriah menyerahkan daftar senjata kimia yang dimilikinya. Daftar ini merupakan salah satu kesepakatan antara AS dengan Rusia soal penghancuran senjata terlarang tersebut.