Pasukan Rusia disebut menembaki kota di wilayah timur Ukraina. Aksi pasukan Rusia itu disebut menewaskan 21 orang dan menyebabkan 25 orang lainnya terluka.
Rusia menyebut telah melumpuhkan lebih dari 3.700 fasilitas infrastruktur militer Ukraina dalam apa yang disebutnya 'operasi militer khusus' sejak 24 Februari.
Peringatan itu muncul setelah Barat "sangat prihatin" tentang risiko perang dapat meningkat, khususnya kemungkinan Rusia menggunakan senjata non-konvensional.
Rumah sakit ibu dan anak di kota Mariupol di Ukraina hancur akibat gempura udara Rusia, serangan yang disebut Presiden Volodymyr Zelensky sebagai "kekejaman."