Investor pasar modal tampaknya harus lebih berpikir banyak dan hati-hati untuk menginvestasikan uangnya di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.
Buruknya sentimen bursa global karena kekhawatiran akan terjadinya resesi di AS telah menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah terjun ke teritori negatif. Pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (18/1/2008) pukul 11.30 JATS, IHSG anjlok 49,267 poin (1,86%) ke posisi 2.600,012.