Tak semua pihak mendukung Ukraina, yang sedang diinvasi oleh Rusia. Ada juga yang mendukung Rusia, termasuk geng hacker Conti yang namanya sudah tenar.
Dugaan adanya peretasan dan pemalsuan hasil swab PCR dan antigen di PeduliLindungi diselidiki Kemenkes. Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi peretasan.
Guru besar UI Hikmahanto Juwana menyoroti cuitan (tweet) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terkait perang Ukraina dan Rusia. Kemlu menjelaskan cuitan tersebut.
Guru besar UI menyoroti pernyataan yang dikeluarkan oleh Kemlu. Hikmahanto menilai salah satu poin pernyataan bisa menciderai kebijakan luar negeri bebas aktif.
Ternyata tak semua serangan siber ke Ukraina dilakukan oleh pasukan siber Rusia yang "resmi". Ada juga pasukan siber partikelir yang ikut andil di dalamnya.