Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan indeks nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) mencapai level tertinggi dalam dua dekade terakhir.
Trade Expo Indonesia ke-37, pameran dagang terbesar di Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar US$ 2,94 miliar atau senilai Rp 45,8 triliun.
Airlangga mengungkapkan Indonesia menyumbangkan 52% minyak sawit terhadap pangsa pasar dunia, serta mampu menghasilkan 40% dari total minyak nabati dunia.
Ekspor batu bara asal Indonesia terus mengalami peningkatan ke Uni Eropa. Pada September 2022 tercatat US$ 161,69 juta naik dibandingkan periode Agustus.
Budi Noviantoro membawa INKA terus berinovasi demi bisa bertahan sebagai BUMN. Sejumlah produk dan pasar baru dijajal demi ruang gerak yang lebih luas.
Zulhas menyampaikan strategi peningkatan perdagangan pada pengembangan produk ekspor ke Bangladesh seperti energi, mesin, teknologi, hingga produk halal.
Nilai dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat belakangan ini terhadap rupiah. Lantas, dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS, investasi emas masih menarik?