Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik pada semester II-2025.
Kondisi ini dinilai sebagai salah satu sinyal 'lampu kuning' yang menandakan tekanan ekonomi rumah tangga semakin nyata di tengah tingginya biaya hidup.
Cak Imin ungkap potensi ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 360 miliar. Ia tekankan pentingnya literasi dan inklusi digital untuk memberdayakan masyarakat.
HSBC Global Research menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia Q2 2025 didorong sektor informal, menyumbang 60% lapangan kerja dan 55% konsumsi nasional.