Berkat mediasi Amerika Serikat, negosiasi damai Rusia-Ukraina berlangsung antara 23-24 Januari di Uni Emirat Arab. Pembagian wilayah menjadi hambatan terbesar.
Jerman menuduh Rusia melakukan serangan siber dan menyebarkan disinformasi menjelang pemilihan umum. Rusia membantah tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar.
Pegiat HAM menyebut dugaan pemindahan dua anak Ukraina ke kamp Korea Utara sebagai bentuk "kejahatan perang." Mereka menuding Moskow memanfaatkan anak-anak.
Jepang mengerahkan sejumlah jet tempur untuk memantau pergerakan pesawat pengebom Rusia dan China yang melakukan patroli gabungan di sekitar negara tersebut.