Fenomena banjir dan longsor, serta kondisi lahan kritis seluas kurang lebih 14 juta Ha, menjadi alasan pentingnya upaya rehabilitasi hutan dan lahan (RHL).
Penelitian menunjukkan bahwa kerusakan keanekaragaman hayati di daerah tropis bisa lebih buruk jika kita tidak serius menyelesaikan masalah lingkungan di sana.
Ribuan ekor gajah kehilangan pekerjaan setelah Myanmar memberlakukan larangan ekspor kayu gelondongan. Hewan-hewan itu kini dianggap menjadi beban ekonomi.