Minat beli investor terhadap obligasi ini mencapai lebih dari US$4,1 miliar, dibandingkan dengan nilai total obligasi yang ditawarkan sebesar US$ 500 juta.
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mendukung langkah pemerintah memberikan insentif berupa relaksasi PPN ke sektor properti.
Pemerintah telah mengeluarkan berbagai insentif kebijakan untuk mendorong sektor properti. Hal ini akan mempengaruhi pembiayaan rumah yang diprediksi meningkat.