Rencananya pemerintah akan menerbitkan instrumen investasi ini 15 Juni 2020. Surat utang yang ditawarkan secara online ini memiliki kupon 6,40% fixed rate.
Kejaksaan Agung tetapkan eks Direktur Utama BTN jadi tersangka kasus dugaan gratifikasi. Bermula saat PT Pelangi Putra Mandiri ajukan kredit Rp 117 miliar.