Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair mengaku sangat menyesal atas jatuhnya korban jiwa dalam perang Irak. Namun pernyataan Blair itu menimbulkan kemarahan keluarga para prajurit Inggris yang tewas dalam perang Irak.
Sekencang apa pun WikiLeaks menguliti rahasia-rahasia intelejen AS, masih ada konspirasi intelejen yang belum sempat terkuak. Mengapa WikiLeaks tak menyentil Israel. Negara yang tak kalah begalnya dan kontroversial dengan Amerika itu?