Maskapai Singapore Airlines mendapat suntikan dana sebesar SGD 750 juta atau setara Rp 7,9 Triliun. Dana ini akan digunakan untuk menghadapi pandemi Corona.
Dirut baru Garuda Indonesia Irfan Setiaputra baru saja menjabat, namun dia dihadapkan pada tanggung jawab menyelesaikan utang perusahaan sebesar Rp 6,8 triliun.