Freeport mengaku telah mengeluarkan US$ 6,2 miliar atau setara dengan Rp 82,4 triliun untuk pengembangan tambang bawah tanah Grasberg di Papua sejak 2004.
"Kita mampu, tambang sebesar itu bisa dioperasikan oleh insinyur-insinyur Indonesia," kata VP Underground Mine Operations Freeport Indonesia, Hengky Rumbino.
Ada beberapa tambang bawah tanah di Indonesia selain Tambang Grasberg di Papua. Tapi Grasberg yang dikelola Freeport Indonesia adalah yang paling spesial.