BEI menjatuhkan suspensi kepada saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) karena penguatan sahamnya begitu tinggi dan mencurigakan. Perusahaan pun buka suara.
PT Wijaya Karya (WIKA) (Persero) Tbk membutuhkan Penyertaan Modal Pemerintah (PMN) untuk mengerjakan berbagai proyek hingga penyehatan perusahaan Rp 6 triliun.
Proyek ini diproyeksikan mampu menghasilkan emas 500.000 ounces per tahun dan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik.