Sejumlah tokoh menjenguk mahasiswa jurusan Hukum UBK yang tertembak saat berunjuk rasa di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Mereka yakni Rachmawati Soekarnoputri, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman.
Mahasiswa Universiutas Bung Karno (UBK), Farel Restu terkena tembakan dari senjata revolver saat berunjuk rasa di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (20/10/2010). Polisi pun memeriksa 8 anggotanya dari Polres Jakarta Pusat yang saat itu bertugas di lokasi kejadian.
Hasil visum terhadap mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Farel Restu yang menjadi korban penembakan saat demonstrasi di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin, sudah selesai. Hasil visum menunjukkan Farel memang terkena tembakan dengan senjata revolver.
Isu demonstrasi besar yang berniat untuk menggulingkan pemerintahan SBY pada 20 Oktober kemarin ternyata tidak terbukti. Meski ada kericuhan di sejumlah tempat, penyaluran aspirasi dengan massa banyak di jalan-jalan masih dinilai kondusif.
Demonstrasi mahasiswa di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat siang tadi berlangsung ricuh dan mencederai satu mahasiswa dengan luka tembak di kaki. Dalam menangani aksi tersebut, polisi dinilai berlebihan dan tidak sesuai dengan prosedur tetap.
Aksi lempar batu dari para pendemo mahasiswa di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat mulai reda. Namun mahasiswa dan puluhan pendemo dari Bendera mencari jalan lain untuk beraksi dengan membakar ban. Polisi bermotor pun siaga.
Demonstrasi digelar sejumlah elemen masyarakat tepat setahun SBY-Boediono. Menurut Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum, sebagai bagian dari ekspresi demokrasi, demonstrasi yang damai tidak perlu dkhawatirkan.
Demo dalam rangka setahun SBY-Boediono di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, makin beringas. Polisi pun mulai menyemprotkan air bertekanan dari water cannon ke arah massa yang jumlahnya tidak terlalu banyak.
Aksi mahasiswa yang memblokir jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, berujung bentrok. Mahasiswa melempari polisi dengan batu. Polisi membalas dengan tembakan peringatan berkali-kali.