Kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan kemungkinan akan diangkat oleh kubu Prabowo-Sandi dalam debat nanti. Sebab kasus ini masih misteri hingga kini.
"Interaksi dari antara paslon ini justru tidak dikehendaki oleh paslon nomor urut 2, dari tim Pak Prabowo dan Pak Sandi tidak menghendaki," kata Johnny Plate.
Kasus pembunuhan Munir, Wartawan Udin dan Marsinah belum terungkap. Ada juga kasus penyiraman Novel. Di titik ini Jokowi dinilai lemah dalam penegakan HAM.
BPN Prabowo-Sandi kecewa nama Bambang Widjojanto dan Adnan Topan Husodo dicoret dari panelis debat pilpres. Mereka pun menyinggung soal penuntasan kasus Novel.
Wasekjen Demokrat Andi Arief menantang Presiden Jokowi untuk memberikan satu matanya kepada Novel Baswedan. Pihak Istana menyebut ucapan Andi tak pantas.
Andi Arief menyentil Presiden Joko Widodo terkait pengungkapan kasus teror air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan. Haruskah mata Jokowi diberikan untuk Novel?