Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres tentang kenaikan uang DP mobil untuk para pejabat negara dari Rp 116 juta menjadi Rp 210 juta. Kebijakan sang presiden kali ini disayangkan oleh loyalis sejatinya, ormas PROJO.
Langkah Presiden Joko Widodo tak melantik Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri panen apresiasi. Ya, sang presiden telah menjawab keraguan masyarakat dan menunjukkan dirinya berpihak kepada suara rakyat.
Presiden Jokowi memutuskan tak melantik Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri dan menunjuk Komjen Badrodin Haiti jadi calon tunggal Kapolri. Langkah berani Presiden Jokowi menuai apresiasi dan membanggakan para relawan pendukungnya.
Salah satu kelompok relawan garis keras, Projo (Pro Jokowi) digadang-gadang akan dijadikan partai menyusul adanya tekanan dari PDIP terkait perkara Komjen Budi Gunawan.
Para relawan yang bergabung dalam Sekretariat Bersama Partisipasi Indonesia itu pun menyatakan tetap setia mendukung Jokowi, apapun keputusan yang ia buat.
Presiden Jokowi mendapat banyak tekanan menyusul kisruh KPK dengan Polri. Para relawan pendukung Jokowi-JK pada saat Pilpres lalu pun merapatkan barisan dan melakukan konsolidasi forum.
Presiden Joko Widodo kembali disebut akan membatalkan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian RI. Belum juga resmi diumumkan, namun rencana itu sudah menimbulkan pro dan kontra.
Benih-benih partai baru 'Pro Jokowi' mulai muncul. Kemunculan benih-benih ini tak lepas dari kekecewaan relawan yang melihat tingkah polah parpol pendukung Jokowi. Lahirnya partai baru ini tinggal menunggu peluit, yang tak lain adalah restu Presiden Jokowi.