Xiaomi mengumumkan telah mengirimkan lebih dari 10.000 mobil listrik SU7 pada Juni. Hal itu bisa tercapai setelah Xiaomi meningkatkan shift di pabriknya.
Pabrikan yang paling banyak memberikan pilihan mobil listrik murni bagi masyarakat Indonesia ternyata bukan Wuling atau Hyundai, melainkan Mercedes-Benz.
Uni Eropa ingin mengikuti jejak AS menerapkan tarif tinggi impor kendaraan elektrik murah dari Cina. Ini dikhawatirkan memicu tindakan balasan dari Beijing.