Indosat Ooredoo tak cuma setuju dengan ide pemisahan entitas bisnis layanan uang digital, namun pihaknya juga sudah mengajukan permohonan izin untuk bikin perusahaan baru yang khusus untuk mengelola bisnis e-money ini.
Indosat Ooredoo siap membangkitkan kembali anak usahanya, Indosat Mega Media (IM2) yang sempat hening sejak kasus Indar Atmanto. Rencananya di 2016 nanti, IM2 akan ikut menggelar 4G secara terbatas di 2,3 GHz.
Indosat Ooredoo ngebet ingin tambahan satu blok 5 MHz begitu seleksi 2,1 GHz dibuka awal 2016 nanti. Bukan untuk 3G, tapi tambahan spektrum itu nantinya untuk 4G agar bisa carrier aggregation dengan 900 MHz dan 1.800 MHz.
Indosat Ooredoo mau langsung all out jualan 4G setelah mengomersialisasikan layanannya di 35 kota. Tak cuma mengandalkan channel distribusi tradisional, seluruh karyawan Indosat juga 'dipaksa' ikut jualan.
Indosat Ooredoo langsung tancap gas usai menuntaskan refarming di 1.800 MHz secara nasional. Operator seluler itu langsung mengkomersialisasikan 4G yang diberi nama 4GPlus di 21 kota dan rencananya masih akan bertambah lagi jadi 35 kota di akhir 2015.
Punya spektrum frekuensi paling banyak dibandingkan para kompetitornya ternyata tak membuat Telkomsel puas dan merasa berkecukupan. Operator seluler milik Telkom ini mengaku masih menderita karena kekurangan 'nyawa'.
Aplikanusa Lintasarta, anak usaha Indosat Ooredoo, terus memperkuat unit bisnis barunya yang bergerak di bidang kesehatan digital (e-health). Sejumlah gebrakan pun dilakukan jelang tutup tahun 2015 ini.
Konsorsium yang digalang XL Axiata, Indosat Ooredo, dan Alita Praya Mitra untuk mengikuti tender Palapa Ring sudah punya bidikan utama. Yakni mengincar kawasan barat dan tengah Indonesia.