Aksi perang sarung di Cianjur semakin marak dan meresahkan masyarakat. Ternyata para pelaku perang sarung janjian dan mencari lawan melalui media sosial.
Puluhan remaja asal Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat terlibat perang sarung di Jembatan Citarum yang menjadi perbatasan dua wilayah tersebut.
Misalnya tokoh-tokoh sentral PKI seperti Alimin, Semaun, Musso, Amir Syarifuddin, DN Aidit malah disebut. Bahkan ada Bapak Komunis Asia Tenggara Henk Sneevliet.