KBRI Teheran telah melayangkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Iran. Nota diplomatik itu mengenai permintaan klarifikasi kedua WNI yang ditahan.
Korps Garda Revolusi Iran menyita sebuah kapal tanker berbendera Korea Selatan (Korsel) di perairan Teluk dan menahan para awaknya, termasuk ABK asal Indonesia.
Dengan ini, Iran hanya selangkah lagi secara teknis dapat memproduksi senjata nuklir. Langkah ini dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran-AS.
Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengkonfirmasi penyitaan sebuah kapal tanker kimianya oleh otoritas Iran di perairan Oman. Ada ABK WNI di kapal tersebut.
Kapal tanker berbendera Korea Selatan disita otoritas perairan Iran di Oman. Pemerintah Korea Selatan pun meminta kepada Iran untuk membebaskan kapal tankernya.