Di IPDN bawahan sama dengan anjing, boleh dipukuli, boleh diperlakukan sebagai binatang. Aparat negara dididik dengan kekerasan, menganggap bawahan sebagai anjing yang layak dipukuli.
Kelambanan pemerintah dan Lapindo menangani korban lumpur memicu gejolak sosial. Semua akses jalan di Porong diblokir. Terpaksa deh menginap di jalanan.
Diguyur hujan gerimis, pengungsi banjir Kampung Pulo naik ke atas truk meninggalkan sekolah Santa Maria. Mereka dibawa ke tempat pengungsian baru di Lapangan Jenderal Urip Sumoharjo.
Ada satu lagi yang membuat beda Negeri Terengganu, sebuah negara bagian yang terletak di timur Semenanjung Malaysia. Di negeri ini, diskotek tidak boleh didirikan.
Saling dorongan dan adu mulut mewarnai penyaluran bantuan bagi korban banjir Kampung Melayu. Para ibu yang kalah tenaga pun tersingkir. Mereka pun bersungut-sungut.