Kementerian ESDM akan membagikan 500 ribu unit rice cooker atau alat memasak berbasis listrik (AML) kepada masyarakat tahun ini untuk mengurangi impor LPG.
Memanfaatkan lahan seluas 18 hektar, dengan nilai investasi mencapai US$ 50 juta, serta hasil produksi bahan peledaknya ditargetkan memiliki TKDN 70 persen.