Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat pelaku pasar ekstra hati-hati mengoleksi saham. Rupiah kembali merosot tajam sedangkan IHSG menahan diri dari pelemahan yang dalam.
Pasar saham akan dibayangi sentimen melejitnya lagi harga minyak. Secara umum kenaikan harga minyak akan memukul perekonomian tetapi di lain pihak kenaikan ini memberikan berkah ke emiten tambang.
Saham-saham tambang kembali dilirik pelaku pasar setelah dalam dua pekan terakhir terpeleset turunnya harga minyak dunia. Saham Indo Tambangraya Megah dalam tren menguat atau bullish.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami pukulan hebat karena gonjang-ganjing pasar finansial global. Bangkrutnya Lehman Brothers di AS ikut menular ke IHSG.