Kemolekan sepasang sapi sonok itu memang menyedot perhatian ratusan pasang mata penonton. Lautan manusia seakan tak peduli dengan teriknya mentari yang menerjang kepalanya.
Madura yang memiliki musim kemarau yang panjang tidak membuat warganya surut untuk bekerja keras. Bukti jejaknya terekam dalam Istana Bawah Tanah Sampang. Selain itu, pesona sapi-sapi sonok, menjadi bagian dari budaya Madura yang turun menurun dari generasi ke generasi. Tidak ketinggalan ada Desa Junrejo di Malang, Jawa Timur yang mencuat dari hasil karya mayoritas warganya yang membuat cobek dan ulekan yang kini dipakai oleh hampir seluruh rumah tangga di Jawa.
Kontes Sapi Sonok 2010 se Madura berlangsung meriah. Sedikitnya, 54 pasang sapi sonok dari Sumenep, Pamekasan dan Sampang ikut berlenggak-lenggok di arena sepanjang 50 meter.
Tak hanya kerapan sapi yang menjadi kesenian kebanggaan etnis Madura. Kini, kontes sapi sonok atau kontes sapi hias menyedot wisatawan domestik dan wisatan asing.
Tradisi sapi sonok, festival sapi betina berhias digelar di halaman Kantor Bakorwil Madura berlangsung meriah. Festival sapi sonok ini mirip dengan kontes pragawati.
Jarak menuju tempat wisata Pantai Lombang di Sumenep, Madura dikeluhkan wisatawan mancanegara. Untuk menuju tempat itu, wisatawan harus menempuh perjalanan darat sekitar 6 jam.
Untuk memenangkan Pemilihan Gubernur Jatim, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) tak bosan menggalang dukungan. Di Madura, paguyuban sapi pun dibidik.