70 wisatawan asal Amerika Serikat mengaku masih menunggu refund setelah perjalanan wisata mereka di Prancis dipangkas lebih awal oleh agensi perjalanan.
Gedung sekolah rusak, kurangnya guru, serta kelas-kelas melebihi kapasitas jadi alasan para remaja di Prancis turun ke jalan. Aksi tersebut disertai kekerasan.