Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat, ada sedikitnya 25 juta keluarga yang hingga saat ini tak memilik kemampuan untuk membeli rumah.
Program sejuta rumah Presiden Jokowi kembali dilanjutkan di 2016. Dari sisi pembiayaan, anggaran yang disediakan bahkan meningkat hampir 2 kali lipat ketimbang tahun 2015 ini.
Sedikitnya 431.000 unit rumah murah sudah dipesan. Rumah subsidi ini dihargai tidak lebih dari Rp 125 juta dengan besaran bunga KPR 5% fix selama 25 tahun.
Meski kondisi perekonomian turun, BNI mencatat laba bersih Rp 6 triliun di kuartal III-2015, turun 16,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 7,16 triliun.
Tahun 2015, bisa dibilang sebagai tahun tersulit bagi sektor properti karena lesunya ekonomi Indonesia. Penjualan atau pasar properti mengalami perlambatan.
Hari ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar proses akad kredit 1.000 unit dalam sehari oleh salah satu kantor cabang di Tangerang, Banten.