Gagal mengalahkan Barcelona di leg kedua babak perempat final, Real Madrid terhenti di perempatfinal Copa del Rey. Meski demikian Xabi Alonso merasa timnya lebih superior.
Hasil imbang 2-2 dan terdepak dari Copa Del Rey jadi kenyataan pahit yang harus diterima Real Madrid serta Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu pun menolak mengucap selamat pada koleganya, Josep Guardiola.
Dari sembilan kali melakoni El Clasico, Jose Mourinho lebih sering menelan kekalahan. Sebagian Madridista pun sudah memberinya siulan. Kenapa bisa begitu, Mou?
Rivalitas abadi Real Madrid dan Barcelona itu seperti sudah menjalar ke banyak aspek di luar sepakbola itu sendiri. Paling tidak, itu pernah diilustrasikan melalui sebuah iklan komersial.
Dalam sejarah panjang Copa del Rey, El Clasico sudah hadir 17 kali. Dari jumlah tersebut Real Madrid dan Barcelona tercatat cukup berimbang, memberi indikasi akan sengitnya pertemuan kedua kesebelasan di perempatfinal kali ini.
Seperti terjadi di musim sebelumnya, Josep Guardiola tetap akan mempercayakan gawang Barcelona dikawal Jose Manuel Pinto. Termasuk saat harus menjalani laga berat kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Perempatfinal Copa del Rey akan menghadirkan duel Real Madrid kontra Barcelona di dua leg--tengah pekan ini dan tengah pekan depan. Itulah El Clasico nomor empat dan lima musim ini.
Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Xavi Hernandez sudah mendapatkan hampir semua gelar juara. Pencapaiannya bisa jadi kian lengkap andai bisa memenangi Ballon d'Or tahun ini.