KPU mengatakan pihaknya tetap beraktivitas seperti biasa meski ada aksi 22 Mei. Menurut KPU, pada hari libur saja pihaknya tetap kerja, apalagi di hari biasa.
Aksi Massa sejak Selasa (21/5) di depan Bawaslu menimbulkan kegelisahan. Masyarakat pun menggaungkan #saveindonesia di media sosial sebagai bentuk keresahan.
Polarisasi identitas hasil dari kekacauan elite menjadi penyebab warga negara sipil terbelah. Memicu intervensi aparatur negara yang bersifat militeristik.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kian menguat seiring masih terus berlanjutnya aksi 22 Mei. Per pukul 10.45 WIB, dolar AS telah sampai di level Rp 14.510.